Ruang Teduh Kita

Temukan cerita

Cari tulisan

Hasil

Pilihan

Kita Semua Sedang Menunggu Giliran Pulang

Kabar kematian dua warga binaan yang masih relatif muda dan meninggal dalam waktu yang begitu cepat membuat saya terdiam, kaget, khawatir, dan takut. Dari sana saya kembali diingatkan bahwa kematian tidak mengenal usia, waktu, maupun kesiapan. Kita sering merasa masih memiliki banyak waktu untuk bertaubat dan memperbaiki diri, padahal tidak seorang pun tahu kapan giliran pulang kepada Allah akan tiba. Selama masih diberi kesempatan hidup, mari gunakan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan kepulangan dengan sebaik-baiknya.

31 Agustus 20264 menit
Cerita

Merdeka di Balik Jeruji

Kemerdekaan bukan hanya tentang kebebasan secara fisik, tetapi juga tentang kebebasan hati untuk berubah dan memperbaiki diri. Di balik jeruji Lapas, warga binaan tetap memiliki kesempatan untuk bertaubat, belajar, mendekat kepada Allah, dan menata masa depan. Jeruji mungkin membatasi langkah, tetapi tidak mampu membatasi doa, harapan, dan tekad untuk menjadi manusia yang lebih baik.

30 Agustus 20264 menit
Cerita

Di Balik Dua Kasus Pencurian, Ada Dua Kisah Kehidupan

Dua warga binaan, dua kisah pencurian, dan dua latar belakang kehidupan yang berbeda. Dari perjumpaan di lapas, saya kembali merenungkan tentang pilihan hidup, keluarga, kebutuhan, utang, dan bagaimana sebuah keputusan dapat mengubah masa depan seseorang. Sebagai penyuluh, saya belajar bahwa di balik setiap kesalahan ada kisah yang perlu dipahami, tanpa membenarkan kesalahannya.

27 Juli 20264 menit
Pilihan

Mengapa Saya Menulis : Menemukan Ruang Teduh di Tengah Perjalanan

Catatan tentang perjalanan seorang penyuluh agama yang belajar dari setiap perjumpaan dan kisah kehidupan. Melalui Ruang Teduh Kita, saya ingin berbagi pengalaman, renungan, dan pembelajaran sebagai teman untuk berhenti sejenak, menemukan makna, dan kembali kepada-Nya.

25 Juli 20266 menit